Home » Artikel » Olahraga dari Belakang Meja Kerja

Olahraga dari Belakang Meja Kerja

Oleh : Yohanes Nugraha

Tidak bisa dipungkiri dunia kerja menuntut kita untuk memberikan hasil terbaik melalui kinerja yang optimal. Ketepatan waktu dan kualitas hasil kerja merupakan tuntutan yang wajib dipenuhi oleh setiap orang di tempat kerja masing-masing.

Pekerjaan yang menuntut banyak waktu untuk duduk, tanpa diimbangi dengan aktifitas secara fisik dan olahraga sangat beresiko berat terhadap kesehatan kita. Volume pekerjaan yang tinggi seringkali membuat kita terlena untuk menjaga kesehatan, baik itu dengan olahraga maupun hanya dengan sekedar keluar ruangan kerja untuk menghirup udara segar dan relaksasi melemaskan otot dan sendi. Tubuh jasmani kita tidak bisa digunakan secara terus menerus dan akan memberikan respon “rest warning” bilamana memaksakannya untuk bekerja sepanjang waktu tanpa selingan yang cukup. Kondisi ini sangat sering dijumpai baik itu di lingkungan kerja swasta maupun di pemerintahan seperti halnya kita pegawai Pusbang SDM Aparatur Perhubungan.

Olahraga rutin minimal 3x seminggu memang ideal, namun bagi sebagian kita yang sehari-hari disibukkan dengan pekerjaan yang rutin hal tersebut sulit untuk dilakukan. Bahkan agenda olahraga rutin yang notabene hanya 1x dalam seminggu, yaitu pada hari Jumat pagi kadang-kadang tidak bisa diikuti oleh sebagian pegawai karena padatnya aktifitas dan pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Kejenuhan dalam bekerja ditambah aliran darah yang tidak lancar karena posisi kerja yang statis selain bisa memicu berbagai gangguan kesehatan juga dapat menurunkan produktivitas kerja.

Artikel selengkapnya dapat di download disini.